Tuesday, May 3, 2011

Pernyataan Asmara


Tidak pernah aku belajar untuk mencintai mu. Tidak dalam katalog buku, atau searching internet melalui google atau wikipedia, bahkan omegle. Lisan ini hanya berbicara ketika dimaklumatkan dan kau hanya ada ketika memang waktu mempertemukan saja.

Tidak pernah aku belajar untuk mencintai mu. Bahkan pernah aku membenci dari beberapa tindakan dan respon kekanakkanmu. Seperti menelan sekepalan batu dan menyangkut ditenggorokan. Lalu repihannya berceceran di sekitar hati dan aku belum peduli.

Tidak pernah aku belajar mencintai mu. Sebuah premis-premis basi mengenai cinta yang dialamatkan remaja-remaji labil itu bagaikan asap yang kemudian menghadirkan diri mu. Sebuah analisa singkat dan cetek yang kemudian merenggut perhatian bahwa aku ternyata memiliki potensinya. Dan ini, menciptakan badai yang membutakan mata ku.

Aku melihat mu. Aku mengenal mu. Aku menginginkan mu dan kau membutuhkan ku. Seperti terciduk lalu dituangkan kemudian diaduk. Lalu jadi lah pesona itu menarik perhatian ku : Aku mencintai mu...

Setiap kesimpulan ternyata membutuhkan faktor-faktor. Unsur-unsur pendukung memuntahkan argumen kontra. Belum pernah aku merasakan hal seperti ini. Dan kau orang pertama dan akan menjadi yang terakhir dalam kehidupan asmara ku. Dan aku sadar dan yakin bahwa aku mencintai mu, melalui dunia dan seisinya dimana aku dapat melihat mu.

Hati ku kini membagi dua, dan satu untuk mu...

No comments: